Saturday, 8 June 2019

Nasehat Ibu Tentang Ayah

◾ NASIHAT IBU TENTANG AYAH ◾

Anakku, yang kusayangi & kucintai...
Memang ayah tidak mengandungmu...
Tapi darahnya mengalir di darahmu...
Namanya pun melekat di namamu…

Memang ayah tidak melahirkanmu..
Memang ayah tidaklah menyusuimu...
Tetapi nafkah dari tetesan keringatnya
yang kemudian menjadi air susumu…

Memang ayah tak menjagamu setiap saat, tapi tahukah engkau dalam do’a dia sering menangis dengan menyebut namamu...

Pelukan ayahmu mungkin tidaklah sehangat dan seerat ibumu, "karena kecintaannya dia takut tidak sanggup melepaskanmu…"

Tangisan ayah mungkin tak pernah kau dengar, karena dia ingin terlihat kuat, agar kau tak ragu untuk berlindung di lengannya dan dadanya, ketika engkau merasa tidak aman…

Di saat engkau merengek memerlukan sesuatu untuk keperluan sekolahmu dll, maka dia hanya mengerutkan dahi, tanpa menolak, kemudian berfikir, kemana aku harus mencari uang tambahan, padahal sudah tidak ada lagi tempat bagiku untuk mencari pinjaman...

Subhanallah, begitu besarnya perhatian serta kebaikan yang telah dia berikan untukmu, lalu tidakkah engkau sayang dan cinta kepadanya...?

✍ Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar

Friday, 5 February 2016

Jangan Terlambat, Merupakan Kunci Sukses Kehidupan di Dunia

Oleh: Ustadz Abdullah Haidir Lc.

Jangan terlambat, adalah salah satu kunci kesuksesan hidup kita.

Sebab kehidupan ini selalu bergulir dan mengalir seiring bergulir dan mengalirnya waktu yang tidak pernah menunggu. Maka keterlambatan akan mengakibatkan berbagai problem kehidupan yang bertumpuk-tumpuk.

Banyak fenomena keterlambatan yang sering mendera kehidupan kita…….

1. Terlambat menunaikan kewajiban hingga menumpuk satu demi satu.

2. Terlambat membangun kematangan pribadi, baik dalam urusan agama maupun dunia.

3. Terlambat menangkap sinyal  keinginan atau kekecewaan pihak lain, apakah suami atau isteri, orang tua atau anak-anak, tetangga atau teman sejawat dll.

4. Terlambat memperkira kan berbagai tantangan yang ada di depan, mencari solusi sebelum permasalahan tak dapat teratasi, mengurai problem satu persatu sebelum liar tak menentu.

5. Terlambat pula menumbuh kan kesadaran untuk melakukan antisipasi atau merespon berbagai tuntutan yang menghampiri.

Maka, dampaknya adalah kekecewaan, kegagalan, penolakan, sikap tidak terkendali, dan tidak jarang berujung pada jatuhnya harga diri.

Jadi, terlambat bisa jadi merupakan kata kunci dari serangkaian problem yang kita hadapi. 

Bukan karena kemampuan atau kepandaian tidak dimiliki, bukan pula karena minimnya fasitilitas yang ada pada diri sendiri, bukan pula karena tiadanya kecerdasan dan berbagai teori.

Ibarat seorang pengendara, manakala sejak awal dia sudah dapat mengantisipai berbagai kejadian di depan, lalu mengambil ancang-ancang dalam jarak yang masih luang, maka pada saatnya dia dapat menghindar dengan aman.

Lain halnya kalau ancang-ancang tersebut baru diambil beberapa meter saja sebelum menghindar, akibatnya akan fatal.

Walaupun mobilnya mewah dengan berbagai fasilitas tersedia, jalan mulus dan lurus serta fisik yang prima.

Akan tetapi, selama kita masih diberi kesempatan hidup di dunia ini, peluang untuk memperbaiki segala keterlambatan yang pernah kita lalui masih terbuka, selagi kita masih mau memperbaiki, jujur terhadap kekurangan diri, dan optimis dengan masa depan yang lebih berarti.

Maka, kalau kita pernah merasa terlambat dalam kehidupan ini, hendaknya jangan lagi terlambat untuk kedua kali. Tidak ada kata terlambat selagi masih ada kesempatan memperbaiki.

Keterlambatan yang sesungguhnya sekaligus mengerikan adalah jika dia  baru disadari ketika tidak ada lagi kesempatan untuk kembali….

"Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, 'Ya Tuhanku, kembalikan aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkan saja." (QS. Al-Mu'minun: 99-100)

Dipersembahkan:
www.iman-islam.com

Sebarkan! Raih pahala...

Tuesday, 19 January 2016

Konsep Walimah Dalam Islam

Dari ustad sigit. Bagaimana konsep walimahan islam

Walimah pernikahan adalah sunnah muakkadah menurut jumhur ulama berdasarkan apa yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari dari Anas bin Malik bahwasannya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melihat bekas kuning pada Abdurrahman bin Auf, maka beliau bersabda: “Apa ini?” Dia menjawab; “Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya baru menikahi wanita dengan maskawin seberat biji kurma.” Lalu beliau bersabda: “Semoga Allah memberkati perkawinanmu, adakanlah walimah walaupun hanya dengan seekor kambing.”

Juga riwayat lainnya dari Imam Muslim dari Anas berkata; “Saya tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengadakan jamuan makan (walimah) terhadap para istrinya -Abu kamil berkata- terhadap para istri-istrinya, seperti jamuan yang beliau adakan waktu menikahi Zainab. Ketika itu beliau menyembelih kambing.”

Karena pernikahan didalam islam merupakan amal ketaatan kepada Allah swt maka perlu dihindari berbagai acara yang didalamnya terdapat perbuatan-perbuatan yang melanggar aturan-aturan Allah swt yang bisa menyebabkan hilangnya keberkahan didalamnya.

Diantara hal-hal yang seharusnya dihindari dalam acara walimatul ‘urs (pesta pernikahan):

1. Menghindari terjadinya ikhtilath(percampuran) antara para undangan laki-laki dan perempuan dalam satu majlis, termasuk dalam hal ini menyandingkan pengantin pria dan wanita di pelaminan yang disaksikan oleh seluruh undangan yang hadir sementara diantara mereka ada yang shaleh, fasik atau mungkin kafir.

Biasanya setelah disandingkan maka para undangan baik laki-laki dan perempuan berbaris memberikan ucapan kepada kedua mempelai secara bergantian yang memungkinkan terjadi persentuhan kulit atau pandangan kepada yang bukan mahramnya dan tak disangsikan lagi hal ini bisa mengundang fitnah.

Jika pada acara itu para undangan diberikan kesempatan untuk memberian ucapan selamat hendaklah para undangan pria hanya memberikan ucapan selamat kepada pengantin pria saja begitu juga dengan para undangan wanita cukup memberikan ucapan selamat kepada pengantian wanita saja sehingga tidak terjadi ikhtilat diantara mereka.

Termasuk ikhtilath adalah pengambilan foto atau gambar kedua mempelai dengan para undangan yang hadir baik dengan menggunakan kamera maupun video.

Firman Allah swt :

قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ

Artinya : “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat”.

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya.” (QS. An Nur : 30 – 31)

2. Tidak menghadirkan lagu-lagu atau para penyanyi baik laki-laki maupun perempuan yang dapat melalaikan si pendengar dari dzikrullah atau dapat membangkitkan syahwat mereka. Hindari pula penggunaan alat-alat musik didalam walimah pernikahan ini kecuali duff (rebana).

Imam Bukhari meriwayatkan dari Aisyah bahwa ia menyerahkan pengantin wanita kepada seorang laki-laki dari kalangan Anshar. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda: “Wahai Aisyah, apakah tidak ada hiburan, sebab orang-orang Anshar senang akan hiburan?.”

Imam Bukhari meriwayatkan dari Khalid bin Dzakwan ia berkata; Ar Rubayyi’ binti Mu’awwidz bin ‘Afran berkata; suatu ketika, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam masuk saat aku membangun mahligai rumah tangga (menikah). Lalu beliau duduk di atas kasurku, sebagaimana posisi dudukmu dariku. Kemudian para budak-budak wanita pun memukul rebana dan mengenang keistimewaan-keistimewaan prajurit yang gugur pada saat perang Badar.”

Dibolehkan bagi anda menghadirkan nasyid-nasyid islamiyah (senandung-senandung islami) yang tidak menggunakan peralatan musik.

Markaz al Fatwa menyebutkan bahwa tidak mengapa mendengarkan nasyid-nasyid didalam beberapa kesempatan, diantaranya pada walimah pernikahan jika tidak mengandung musik dan suara-suara yang menyerupai musik (Markaz al Fatwa No. 19596)

Hal-hal lain yang perlu anda perhatikan didalam melaksanakan walimah pernikahan kelak agar sesuai dengan syariat adalah :

1. Jangan hanya mengundang orang-orang kaya tetapi juga oang-orang miskin.

Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, bahwa ia berkata; “Seburuk-buruk jamuan adalah jamuan walimah, yang diundang sebatas orang-orang kaya, sementara orang-orang miskin tidak diundang. Siapa yang tidak memenuhi undangan maka sungguh ia telah bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam.”

2. Menghindari prilaku mubazir didalam pernikahan, termasuk menyebarkan undangan yang terlalu banyak melebihi seharusnya. Firman Allah swt

وَآتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلاَ تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا ﴿٢٦﴾
إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُواْ إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا ﴿٢٧﴾

Artinya : “Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS. Al Isra : 26 – 27)

3. Hendaknya para undangan mendoakan kedua mempelai dengan doa-doa yang disyariatkan, seperti :

“BAARAKALLAAHU LAKA WA BAARAKA ‘ALAIKA WA JAMA’A BAINAKUMAA FII KHAIRIN” (Semoga Allah memberkahimu dan senantiasa memberkahimu dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.” (HR. Abu Daud)

“ALLAHUMMA BAARIK FIIHIMA WA BAARIK FII ABNAAIHIMA” (Ya Allah berkahilah mereka berdua dan berkahilah bagi mereka berdua pada anak-anak mereka berdua.” (HR. Ath Thabrani)

4. Meminta mahar yang paling mudah bagi si lelaki.
Abu Daud meriwayatkan dari ‘Uqbah bin Amir bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Sebaik-baik mahar adalah yang paling mudah.”

Wallahu A’lam

Saturday, 16 January 2016

Keluarga harmonis, bukan berarti tanpa pertengkaran (Part 2)

📆 Sabtu, 06 Rabiul Akhir 1437H / 16 Januari 2016

📚 KELUARGA

📝 Pemateri: Ustadzah Dra. INDRA ASIH

📋  KELUARGA HARMONIS, BUKAN BERARTI TANPA PERTENGKARAN (Bag-2)

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

☝Yang Harus Dihindari dalam Pertengkaran Rumah Tangga

Dalam hadis dari Hakim bin Muawiyah Al-Qusyairi, dari ayahnya, bahwa beliau bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kewajiban suami kepada istrinya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ، وَتَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ، أَوِ اكْتَسَبْتَ، وَلَا تَضْرِبِ الْوَجْهَ، وَلَا تُقَبِّحْ، وَلَا تَهْجُرْ إِلَّا فِي الْبَيْت

“Kamu harus memberi makan kepadanya sesuai yang kamu makan, kamu harus memberi pakaian kepadanya sesuai kemampuanmu memberi pakaian, jangan memukul wajah, jangan kamu menjelekannya, dan jangan kamu melakukan boikot kecuali di rumah.” (HR. Ahmad dan Abu Daud).

Hadis ini merupakan nasehat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada para suami. Tentu saja, beberapa larangan yang disebutkan dalam hadis ini juga berlaku bagi wanita.

Dari hadis ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menasehati agar:

1⃣ Menghindari kekerasan

Dalam Al-Quran Allah membolehkan seorang suami untuk memukul istrinya ketika sang istri membangkang. Sebagaimana firman Allah di surat An-Nisa:

وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا

Wanita-wanita yang kamu khawatirkan tidak tunduk, nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. kemudian jika mereka mentaatimu, Maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya..(QS. An-Nisa: 34)

Namun ini izin ini tidak berlaku secara mutlak. Sehingga suami bebas melampiaskan kemarahannya dengan menganiaya istrinya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan batasan lain tentang izin memukul,

🅰 Tidak boleh di daerah kepala

Sebagaimana sabda beliau, “jangan memukul wajah.” Mencakup kata wajah adalah semua kepala. Karena kepala manusia adalah hal yang paling penting. Ada banyak organ vital yang menjadi pusat indera manusia.

🅱 Tidak boleh menyakitkan

Batasan ini disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam khutbah beliau ketika di Arafah.

إِنْ فَعَلْنَ ذَلِكَ فَاضْرِبُوهُنَّ ضَرْبًا غَيْرَ مُبَرِّحٍ

“Jika istri kalian melakukan pelanggaran itu, maka pukullah dia dengan pukulan yang tidak menyakitkan.” (HR. Muslim)

Atha’ bin Abi Rabah pernah bertanya kepada Ibnu Abbas,

قلت لابن عباس : ما الضرب غير المبرح ؟ قال : السواك وشبهه يضربها به

Saya pernah bertanya kepada Ibnu Abbas, ‘Apa maksud pukulan yang tidak menyakititkan?’ Beliau menjawab, “Pukulan dengan kayu siwak (sikat gigi) atau semacamnya.” (HR. At-Thabari).

Termasuk makna pukulan yang tidak menyakitkan adalah pukulan yang tidak meninggalkan bekas, seperti memar, atau bahkan menimbulkan luka dan mengeluarkan darah. Karena sejatinya, pukulan itu tidak bertujuan untuk menyakiti, tapi pukulan itu dalam rangka mendidik istri.

Namun, meskipun ada izin untuk memukul ringan, tidak memukul tentu jauh lebih baik. Karena wanita yang lemah bukanlah lawan yang seimbang bagi lelaki yang gagah. Lawan bagi suami yang sesunguhnya adalah emosinya. Suami yang mampu menahan emosi, sehingga tidak menyikiti istrinya, itulah lelaki hebat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الغَضَبِ

“Orang yang hebat bukahlah orang yang sering menang dalam perkelahian. Namun orang hebat adalah orang yang bisa menahan emosi ketika marah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Seperti itulah yang dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

A’isyah menceritakan,

مَا ضَرَبَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا قَطُّ بِيَدِهِ، وَلَا امْرَأَةً، وَلَا خَادِمًا، إِلَّا أَنْ يُجَاهِدَ فِي سَبِيلِ اللهِ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memukul wanita maupun budak dengan tangan beliau sedikitpun. Padahal beliau berjihad di jalan Allah. (HR. Muslim).

Maksud pernyataan A’isyah, “Padahal beliau berjihad di jalan Allah” untuk membuktikan bahwa sejatinya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sosok yang pemberani. Beliau pemberani di hadapan musuh, bukan pemberani di hadapan orang lemah.

Beliau tidak memukul wanita atau orang lemah di sekitarnya. Karena memukul orang lemah bukan bagian dari sifat ‘pemberani’.

2⃣ ....bersambung pekan depan, insyaa Allah

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan:
www.iman-islam.com

💼 Sebarkan! Raih pahala...

Keluarga harmonis, bukan berarti tanpa pertengkaran (Part 1)

📆 Sabtu, 06 Rabiul Akhir 1437H / 16 Januari 2016

📚 KELUARGA

📝 Pemateri: Ustadzah Dra. INDRA ASIH

📋  KELUARGA HARMONIS, BUKAN BERARTI TANPA PERTENGKARAN (Bag-1)

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Keluarga harmonis bukanlah keluarga yang menghindari konflik atau pertengkaran tapi justru menghadapinya dan mengkomunikasikannya. Menghargai perbedaan pendapat dan menyesuaikan satu sama lain, tanpa ada penghakiman di dalamnya.

Karena dari konflik atau pertengkaran dan perbedaan yang timbul, kita jadi lebih mengenal satu sama lain.

Selanjutnga perbedaan yang ada tersebut  bisa berpotensi untuk menguatkan hubungan karena kedua belah pihak berusaha untuk saling menyesuaikan satu sama lain.

Menjadi bahaya jika konflik dihindari atau salah satu pihak terus mengalah. Hubungan akan melelahkan dan suasana harmonis yang sesungguhnya sulit tercipta.

Tapi, memang banyak orang salah memandang konflik sehingga orang cenderung menghindari konflik dan tidak mengkomunikasikannya. Akibatnya, salah persepsi yang ada bisa terus berlanjut antara satu sama lain. Hal seperti ini tidak sehat. Harmonis bukanlah tidak ada perbedaan tetapi bagaimana mengharmonisasikan setiap perbedaan yang ada menjadi hubungan yang sehat dan kuat.

☝Ketika Pertengkaran Terjadi

Dalam keluarga harmonis pertengkaranpun kadang terjadi diantara mereka. Sebagaimana hal ini juga mungkin terjadi di keluarga kita. Hanya saja, pertengkaran yang terjadi di keluarga yang dewasa sangat berbeda dengan pertengkaran yang terjadi di keluarga yang tidak dewasa.

Keluarga yang tidak dewasa, mereka bertengkar tanpa aturan. Satu sama lain saling menguasi dan saling mendzalimi. Sedikitpun tidak ada upaya untuk mencari solusi. Yang penting aku menang, yang penting aku mendapat hakku. Tak jarang pertengkaran semacam ini sampai memunculkan caci-maki, kekerasan, atau bahkan pembunuhan.

Berbeda dengan keluarga yang dewasa, sekalipun mereka bertengkar, pertengkaran mereka dilakukan tanpa melanggar aturan. Sekalipun mereka saling sakit hati, mereka tetap menjaga jangan sampai mendzalimi pasangannya. Dan mereka berusaha untuk menemukan solusinya dari pertengkaran ini. Umumnya sifat semacam ini muncul pada keluarga yang lemah lembut, memahami aturan syariat dalam fikih keluarga, dan sadar akan hak dan kewajiban masing-masing.

Apapun kesedihan yang ditimbulkan dari pertengakaran yang kita alami, yakinlah bahwa hal itu merupakan bagian dari ujian hidup.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا يُصِيبُ المُسْلِمَ، مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ، وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ، حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا، إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

“Tidak ada satu musibah yang menimpa setiap muslim, baik rasa capek, sakit, bingung, sedih, gangguan orang lain, resah yang mendalam, sampai duri yang menancap di badannya, kecuali Allah jadikan hal itu sebagai sebab pengampunan dosa-dosanya.” (HR. Bukhari).

Renungkan pula bahwa bisa jadi pertengkaran ini disebabkan dosa yang pernah kita lakukan. Kemudian Allah memberikan hukuman batin dalam bentuk masalah keluarga. Perlu untuk menghadirkan perasaan bahwa Allah akan menggugurkan dosa-dosa kita dengan kesedihan yang kita alami. Lalu kita bertaubat dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Bersambung...

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan:
www.iman-islam.com

💼 Sebarkan! Raih pahala...

Thursday, 15 October 2015

Kunci Sukses Bisnis Rasulullah SAW

Nih Ane Kasih wawasan baru, Setelah Membaca- baca Buku dapat ide untuk menulis Artikel Ini. Bertujuan untuk mengembalikan Akhlak Berbisnis di Indonesia yang sedang Sakit di Zaman ini. Dari ulah Kaum Kapitalisme Barat sehingga kita lupa akan Tuhan :sip:

Ini adalah Kisah RasulAllah Muhammad SAW yang selama masa Hidupnya pernah mengalami masa kejayaan dan beliau adalah Seorang pebisnis Sukses. Beliau menjalani hidup sebagai pebisnis sukses selama 28 Tahun, mulai dari usia 12 tahun hingga 40 tahun. Dan selebihnya adalah masa keRasulan sebagai suri tauladan kita semua sebagai umat Muslim.

Apa saja Nilai warisan yang bisa kita Tiru dari Rasul yang bisa kita ikuti sebagai pengikutnya, Khususnya untuk seorang Hambanya yang menjadi Pengusaha sebagai Orang yang mencari Nafkah. :sip:

Semasa Mudanya RasulAllah ini Sudah
berkenalan dengan Bisnis dari Usia Dini, Dimulai dari menggembala Kambing. Lalu Bisnisnya ke-Level yang lebih tinggi, Pada waktu itu Beliau masih berusia 12 Tahun dan Beliau di Ajak oleh pamannya Abu Thalib untuk berdagang di Negeri Syam. Disitulah Awalannya Nabi Muhammad SAW mengenal Bisnis secara serius, dan Menjadi Enterprenur Sejati. Hingga beliau mendapat reputasi yang sangat baik bagi penduduk Negri tersebut. Reputasi-reputasinya adalah sebagai Orang yang Terpercaya (Al-Amin) di dalam Perdagangannya maupun di Kehidupan sehariannya. Pada usia 17 Tahun Nabi Muhammad SAW sudah di beri mandat penuh oleh pamannya untuk Berdagang dari dagangannya. Hingga usia 20 tahun beliau sudah hampir menguasai Pusat Bisnis Global di Jamannya. Kalo sekarang (Irak, Yordania, Bahrain, Suriah, dan Yaman).

Mau, tau Kunci-kunci Sukses Bisnis Nabi Muhammad SAW yang Hebat Itu. Hingga sekarang Masih di Gunakan dengan Prinsip-prinsip Bisnis Modern di Dunia saat ini. Dan juga mengajarkan kita sebagai Umat Muslim untuk menjadi seorang Enterprenur Sejati dan Berakhlak Sebagai Makhluk Allah SWT. Dan menjauhkan Bisnis Kita hanya dari Keuntungan Semata (KAPITALISME).…

Ini Adalah Rahasia-rahasia berbisnis Ala Nabi Muhammad SAW :

💡Cara Berpikir dan BerEtika di dalam Bisnisnya :

1. Jujur di dalam Bisnisnya, Kejujuran adalah syarat fundamental dalam berbisnis yang dilakukkan oleh RasullAllah Muhammad SAW. Beliau pernah melarang para pedagang untuk meletakkan barang Busuk/jelek di dalam dagangannya. dan beliau selalu memberikan barang sesuai dengan seadannya dan terbaik bagi Konsumennya.

2. Berprinsip pada nilai Illahi, Bisnis yang dilakukan tidak terlepas dari pengawasan ALLAH. Dan menyadarkan manusia sebagai makhluk Illahiyah (berTuhan).

3. Prinsip kebebasan Individu yang bertanggungjawab, Bukan bisnis hasil dari Paksaan atau Riba. Yang menjerat kebebasan Individu.

4. Bertanggungjawab, Bertanggungjawab moral kepada ALLAH atas perilaku Bisnisnya maupun Orang lain/Partner Bisnisnya maupun Konsumennya.

5. Keadilan dan Keseimbangan, Keadilan dan keseimbangan sosial, bukan hanya keuntungan semata tetapi Kemitraan/bantu membantu didalam bisnisnya (Win-Win-Solution)

6. Tidak hanya mengejar keuntungan, dan berorientasi untuk menolong orang lain, Atau WIN Win Solution.

7. Berniat baik di Bisnisnya, berniat baik adalah Aset Paling berharga oleh pelaku Bisnis selain untuk menjadi terbaik tapi bermanfaat bagi orang lain.

8. Berani mewujudkan Mimpi, RasullAllah dari seorang penggembala Kambing, berniat untuk mengubah hidupnya menjadi lebih baik lagi, menjadi pedagang, lalu Manager hingga beliau mewujudkan cita-citanya menjadi Owner (Pemilik perusahaan) dengan menikahi Siti Khadijah. Beliau adalah Enterprenur Cerdas.

9. Branding/Menjaga nama baik, RasullAllah selalu menggunakan cara ini sebagai Modal Utama, Track Record sebagai orang Terpercaya (Al Amin), Justru paling di cari dan siapapun ingin bekerja sama dengannya. Sifat inilah yang Sekarang Langka di Jaman ini, Tirulah… :sip:

💡Cara Merintis Bisnis:

1. Fokus dan Konsentrasi, RasulAllah selalu Fokus terhadap bisnis yang beliau tekuni, Tidak mengerjakan bisnis yang satu kesatunya lagi sebelum beliau menyelesaikannya…

2. Mempunyai Goal dan rencana yang jelas

3. Merintis Bisnis Dari NOL, kesuksesan beliau tidak datang dalam satu malam walaupun seorang RasullAllah, tetapi harus dimulai dari langkah-langkah kecil. Dari seorang Karyawan/Salles hingga jadi Owner. Dan semua tanpa ada praktek KKN.

4. Tidak Mudah Putus Asa, beliau Berkata : Janganlah kamu berdua putus asa dari rizky selama kepalamu masih bergerak. Karena manusia dilahirkan ibunya dalam keadaan merah tidak mempunyai baju, Kemudian Allah SWT memberikan rizky kepadanya (HR.Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam kitab Shahihnya)

5. Berusaha Menjadi Trend Center

6. Inovatif, Semua barang yang di Jual Rasul selalu berbeda dari kompetitornya, dengan harga murah tetapi High Quality.

7. Memahami kondisi dan analisa Pasar

8. Kemampuan merespon strategi Pesaingnya

9. Belajar menguasai pasar, Dikisahkan Ketika beliau di Mekkah para pedagang dari kaum Quraisy yang ingin menjatuhkan Bisnisnya, dengan menjatuhkan Harga dengan tidak Wajar. Tetapi beliau menerapkan Hukum Suply&Demand, beliau menyiasati dan bersabar. Hingga semua dagangan para Kompetitornya habis semua. Rasul baru Menjual Dagangannya karena Rasul Percaya kalau jumlah Permintaan (Demand) jauh lebih tinggi dari jumlah Penawaran (Supply) di Kota itu. Tak lama kemudian Rakyat Kota tersebut membeli Barang Dagangan Rasul dengan Harga Normal, ketika rombongan Pedagang itu pulang Mekkah gempar. Semua pedagang Rugi akibat banting harga kecuali Nabi Muhammad SAW yang untung besar. Itulah kejelian melihat, menganalisis, dan memahami Pasar. Hingga menguasai Pasar yang ada. 😊

10. Mampu Memanagement Organisasi secara Efektif

11. Bisa menghilangkan Mental Blocking, Atau juga yang di sebut dengan Ketakutan yang Berlebihan dalam menghadapi kegagalan usaha. Rasul selalu bisa mengalahkan diri sendiri dari hal-hal Negatif (mujahadah).

12. Mampu menarik dan meyakinkan pemilik Modal untuk ikut serta dalam bisnis yang dilaksanakannya

💡Cara Menjalankan Bisnisnya:

1. Bekerja Sama (bersinergi), Beliau bersabda “Keberkahan sesungguhnya berada dalam Jamaah. Dan tangan Allah sesungguhnya bersama Jamaah”

2. Kerja Pintar, Kreatif dan Visioner

3. Menerapkan kesepakatan Win-Win-Solution (Saling menguntungkan, dan tidak ada yang dirugikan)

4. Bekerja dengan Prioritas

5. Tidak melakukan Monopoli

6. Selalu berusaha dan Tawakal

7. Tepat Waktu

8. Berani ambil Resiko

9. Tidak menimbun barang dagangan (ihtikar), Rasul melarang Keras pelaku Bisnis dan menyimpan  barang pada massa tertentu, hanya untuk keuntungan semata. Rasul bersabda bahwa pedagang yang mau menjual barang dagangannya dengan spontan akan di beri kemudahan. Tapi penjual yang sering menimbun dagangannya akan mendapat kesusahan (Dalam HR Ibnu Majah dan Thusiy).

10. Profesional di bisnis yang dikelolanya

11. Selalu Bersyukur di Segala Kondisi

12. Berusaha dengan Mandiri, Tekun dan Tawakal

13. Menjaga nilai-nilai harga diri, kehormatan, dan kemuliaan dalam proses interaksi bisnis

14. Melakukan bisnis berdasarkan Cinta (Passion).

15. Tidak MenZhalimi (Merugikan Orang lain)

16. Rajin Bersedekah

💡Cara memasarkan Produk:

1. Memasarkan Produk yang Halal dan Suci

2. Tidak melakukan Sumpah Palsu,

3. Tidak berpura-pura menawar dengan harga tinggi, Agar orang lain tertarik

4. Melakukan timbangan dengan benar

5. Tidak menjelekkan bisnis Orang lain, Beliau bersabda ”Janganlah seseorang diantara kalian menjual dengan maksud untuk menjelekkan apa yang dijual oleh orang lain” (HR. Muttafaq ‘alaih)

6. Pintar beriklan/Promosi, Rasul hafal betul dimana ada Bazaar di suatu tempat tertentu. Sehingga makin banyak orang mengenal beliau dan barang dagangannya.

7. Transparansi (keterbukaan), Beliau bersabda “Tidak dibenarkan seorang Muslimin menjual satu-satu jualannya yang mempunyai aib, sebelum dia menjelaskan aibnya” (HR. Al-Quzuwaini)

8. Mengutamakan pelanggan (Customer Satisfaction)

9. Networking (Jejaring) di wilayah lain

10. Cakap dalam berkomunikasi dan bernegosiasi (tabligh)

11. Tidak mengambil Untung yang berlebihan

12. Mengutamakan penawar pertama

13. Menawar dengan harga yang diinginkan

14. Melakukan perniagaan sepagi mungkin, RasulAllah mendoakan orang-orang yang pagi-pagi dalam bekerja. “Ya Allah, berkahilah umatku dalam berpagi-paginya mereka” (HR.Shahr Al Ghamidi)

15. Menjaga Kepercayaan pelanggan

16. Mewujudkan Win-Win Solution

17. Barang Niaga harus bermutu, Murah,
Bermanfaat, Mutakhir dan Berkualitas

18. Kemudahan dalam hal transaksi dan pelayanan

19. Menentukan Harga dengan jelas ketika akad (Deal)

💡Cara berhubungan dengan Karyawan:

1. Berbagi perhatian kepada karyawan, Tidak memilih-milih karyawan Istimewa semua sama.

2. Bermitra Bisnis, Karyawan dan Majikan seperti hubungan kekeluargan yang kental. Bukan seperti Tuan dan Budak.

3. Memberi gaji yang Cukup kepada Karyawannya

4. Memberi gaji tepat Waktu kepada Karyawannya, Sebelum keringat karyawan kering

5. Tidak membebani Karyawan dengan tugas diluar kemampuannya

6. Karyawan diWajibkan kerja sungguh-sungguh dengan seluruh kekuatannya

7. Sering memberikan Bonus-bonus tambahan diluar gaji pokok

Contoh di Atas adalah sebagian kecil dari sifat-sifat Suri tauladan Rasul Allah Muhammad SAW yang bisa kita Contoh dalam membangun Kerajaan Bisnis Kita, jauh lebih Sukses, berakhlak dan membantu terhadap sesamanya.

Wah Ane dah… capek nih nulisnya… tapi Semangat… Mudah-mudahan bermanfaat.

Semoga kita semua bisa menjadi Entrepreneur Sejati yang SUKSES, layaknya Rasul kita Nabi Muhammad SAW, sukses di dunia & akhirat, Aamiin ya Mujibas sailin.

#NAM
#PengusahaKampus

Wednesday, 14 October 2015

Share App Go-Jek

I'm spreading the GO-JEK love. Download the GO-JEK app at "http://go-jek.com/app" and input this referral code "547111207" to get Rp 50,000 free credit to your first booking. #gojekgotmehere

Surat Cinta Tentang Sholat

🌻 Bila engkau anggap shalat itu hanya sebagai penggugur kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakannya.

🌻 Bila engkau anggap shalat hanya sebagai sebuah kewajiban, maka kau tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya.

🌱 Anggaplah shalat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu.

🌱 Anggaplah shalat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Allah SWT.

🌱 Anggaplah shalat itu sebagai kondisi terbaik untuk kau berkeluh kesah dengan Allah SWT.

🌱 Anggaplah shalat itu sebagai seriusnya kamu dalam bermimpi.

👉 Bayangkan ketika "adzan berkumandang," tangan Allah melambai kepadamu untuk mengajak kau lebih dekat denganNya.

👉 Bayangkan ketika kau "takbir," Allah melihatmu, Allah tersenyum untukmu dan Allah bangga terhadapmu.

👉 Bayangkanlah ketika "rukuk," Allah menopang badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau merasakan damai dalam sentuhan-Nya.

👉 Bayangkan ketika "sujud," Allah mengelus kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut di kedua telingamu: "Aku mencintaimu wahai hambaKu."

👉 Bayangkan ketika kau "duduk di antara dua sujud," Allah berdiri gagah di depanmu, lalu mengatakan: "Aku tak akan diam apabila ada yang mengusikmu."

👉 Bayangkan ketika kau memberi "salam," Allah menjawabnya, lalu kau seperti manusia berhati bersih setelah itu.

👍 Subhanallah sungguh nikmat shalat yang kita lakukan. Tidak akan sia-sia yang menyebarkannya, tidak akan rugi orang yang membacanya.

👍 Beruntunglah  orang-orang yang mengamalkannya.
-----------------------

Barakallahu fiik. Wass

Maafkanlah aku ya Allah  yg tak pernah memperhatikan kesempurnaan sholatku

Anda tau?: Siapa temanmu, Itulah Kamu

Anda tau?: Siapa temanmu, Itulah Kamu

Save Palestina

♡Save Palestina Save Our Aqsa♡

Perhatikanlah bagaimana kekejaman Penjajah Zionis Isrsael yang tak berkemanusiaan.
Ibu Hamil bersama Putrinya berusia 3 Tahun tewas dibawah Reruntuhan bangunan Akibat di terpa Roket.

Selamatkan lah saudara-saudara kami yang terdzalimi ya Rabb..

Tiap hari warga Palestina mengalami Penyiksaan demi penyiksaan, Bahkan tak sedikit yang telah gugur syahid.
Mereka berjuang tidak hanya untuk kemerdekaan Palestia saja akan tetapi untuk kehormatan umat islam seluruhnya.
Dengan kondisi saudara-saudara kita Di Palestina..

Lantas apa jawaban kita kelak ketika ditanya Oleh Allah, Apa yang telah kita perbuat?

Setidaknya Berilah Infaq terbaik & jangan lupa mendoakan Saudara-saudara kita di Palestina.

BNI Syariah. No 0345874115
an. Yayasan Pusat Peradaban Islam QQ Spirit of Aqsa.
Contact Person:
Akhwat 08159286168
Ikhwan 08551000879

https://www.youtube.com/watch?v=DZCe6LEzzGM&feature=youtu.be

Siapa temanmu, Itulah Kamu

📆 Rabu, 01 Muharram 1437H / 14 Oktober 2015

📚 MOTIVASI ISLAM

📝 Pemateri: Ust. ABDULLAH HAIDIR

📋 SIAPA TEMANMU, ITULAH KAMU

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹 

🌾Teman mu adalah yang jujur padamu, bukan yang selalu membenarkan apa saja tindakanmu.

🌾Teman sejati, bukan teman yang tidak pernah berpisah, tapi teman yang apabila bertemu karena Allah, dan jika berpisah, berpisah karena Allah.. 

🌾Di antara bukti kesetiaanmu terhadap teman mu, jika namanya kau hadirkan dalam doamu tanpa dia ketahui, agar harapan-harapannya terpenuhi.

🌾Mengetahui dan memahami tabiat teman, adalah setengah dari modal pertemanan yang baik…

🌾Pada teman yang lebih muda, katakan:
'Aku tlah mendahuluinya dalam dosa'.

🌾Pada yang lebih tua katakan, 'Dia telah mendahuluiku dalam taat & kebaikan.'

🌾🔑 Cari teman yang dapat menerimamu "apa adanya", bukan yang selalu mencari padamu "ada apanya"🔑

🌾Teman yang baik, bukan hanya sekedar tahu dimana rumahmu, tapi dia tahu dimana hatimu?

🌾Teman yang baik, bukan orang yang dimuliakan temannya, tapi orang yang temannya merasa dimuliakan olehnya…

🌾Kekayaan dan kedudukan dapat menundukkan teman, tapi hanya perbuatan baik yang dapat menundukkan hatinya..

🌾Mengalah dalam ber teman belum tentu kalah. Bisa jadi hal itu menjadi sebab dia dapat "mengalahkannya"...

🌾Adakalanya dalam berteman kita harus mengalah sepanjang tidak menjatuhkan harga diri dan menggadai prinsip..

🌾Husnuzzan dalam berteman itu penting...
Tapi berhati-hati juga perlu....

🌾Saat pertemanan belum begitu intens, hindari memberikan kesimpulan akhir baik atau buruknya teman mu...

🌾Saat engkau merasa tidak ada beban untuk mencurahkn perasaanmu pada teman mu, dialah teman dekatmu...

🌾Saat kau gembira dengan kegembiraan temanmu dan sedih dengan kesedihan temanmu, kau telah menjadi teman sejatinya...

🌾Tundalah marahmu pada temanmu beberapa saat. Boleh jadi kau temukan hakekat yang tidak kau ketahui sebelumnya, atau marahmu sudah reda..

🌾Jika sekian kali teman mu marah kepadamu namun dia tidak mengeluarkan kata-kata kasar, dia layak menjadi teman baikmu

🌾Berhati-hati lah dalam memilih teman. Tapi harus lebih hati-hati lagi jika ingin menggantinya....

🌾Mendamaikan dua teman yang bertikai lebih baik dibanding memihak salah satunya...

🌾Jangan bantu teman mu yg bermusuhan dengan temannya. Bisa jd mereka akan berdamai sedangkan engkau masih bermusuhan..

🌾Jangan terlalu sering bertemu teman, jangan pula terlalu jarang....

🌾Tegurlah teman mu kala sepi dan pujilah dia kala ramai....

🌾Jika engkau hanya ingin ber teman dengan orang yg tidak ada kekurangannya, sama saja engkau tidak ingin berteman dgn dirimu sendiri...

🌾Jika engkau hanya ingin ber teman dengan orang yg tidak ada kekurangannya, sama saja engkau tidak ingin berteman...

🌾🔑 Keinginan menjadi teman yang baik, harus melebihi keinginan mendapatkan teman yg baik...

🌾Kekayaan dapat mendatangkan banyak teman, tapi jika musibah menimpa, akan menjadi ujian bagi merka.

🌾Jika matamu mendapatkan kekurangan pada teman mu, jangan serta merta lisanmu mengungkapkannya...

🌾Kelau teman mu lebih pintar, belajarlah darinya. Kalau lebih bodoh, ajarilah, Kalau sepadan, berdiskusilah...

🌾Teman mu adalah cerminmu. Kalau dia baik, maka sesuaikan dirimu seperti dia, kalau buruk, maka perbaikilah cerminnya.

🌾Kalau ada teman mu membicarakan keburukan temanmu yg lain, hati-hati, keburukanmu bisa jadi akan dia bicarakan kepada temanmu yg lain...

🌾Teman baik teman mu, layak menjadi temanmu, tapi musuh temanmu, tidak harus menjadi musuhmu.

🌾Cepat atau lambat, kita kan berpisah dengan teman-teman kita. Hanya iman dan takwa kepada Allah yang dapat memastikan pertemuan di surga-Nya..

Aamiin..

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

🌼Dipersembahkan oleh grup WA - MANIS - MAJELIS IMAN ISLAM 🌼

- Twitter: @GrupMANIS
- Blog: www.grupmanis.blogspot.com

📝 Pendaftaran: Klik http://goo.gl/forms/Dx2XkQ0Jtb

💼 Sebarkan! Raih pahala...

Friday, 2 October 2015

Keajaiban Sedekah (kisah nyata)

Kisah nyata yg diceritakan oleh Ustadz Yusuf Mansur di Kampus UI beberapa bulan lalu.
Dengan gaya khas beliau bercerita :

“Ada kawan saya yang pengen banget anaknya jadi 'Pengusaha Tambang'. Lantas sejak anak itu masuk SMA, kawan saya ini udah giatin ibadah. 
.  Tahajud oke,
.  Dzikir oke, 
.  dan Wirit oke, 
.  Sedekah pun oke juga...

Beliau pengen anaknya bisa kuliah di ITS atau ITB, jadi 'Ahli Tambang'. 
Hingga pada saat anak ini kelas 12 (SMU kelas 3), Bapaknya jual motor satu-satunya yang beliau miliki untuk disedekahkan, berharap Rahmat dan kelancaran dari Allah untuk test anaknya.

Anaknya ikut seleksi SBMPTN ambil di ITB dan ITS, ambil mandiri juga.
Ambil jurusannya gak jauh-jauh dari 'Pertambangan & Metalurgi' sebab udah jadi cita-citanya dari dulu.
Singkat cerita, ini anak kagak lolos SBMPTN . 
Masih lega sebab masih ada cadangan yang lewat mandiri. 

Mandiri ITB pun gak lolos. 
Si bapak bingung "kok Allah gak ngabulin impiannya sih?" 
Dia kepengen anaknya jadi 'Ahli Tambang' biar punya manfaat buat ummat di kemudian hari.
Bapaknya pun sudah kehabisan biaya untuk ikut test dan bimbel karena untuk ini & itu pasti perlu banyak biaya. 
Akhirnya pasrah, si anak memutuskan untuk kerja. 
Gak jadi tukang tambang tapi 'Jadi Supir Pribadi'... 
Jauh sekali dari yang diharapkan Bapaknya.
Si anak Tawakkal kepada Allah...
Pasrah sepasrah-pasrahnya sama Allah. 
Sambil yakin “Pasti Allah baek ama gue, ini semua pasti ada Hikmahnya ”.

Nah… Kebetulan si anak ini jadi 'Supir Boss Besi' di Surabaya. 
Tiap hari ini anak anterin boss nya ke tempat-tempat pengumpul 'Besi Bekas' di daerah Jawa. 
Dari Banten sampe ke Jatim udah di datengin semua buat ketemu klien. 
Si Boss ngajarin ini anak :
» gimana memilih Besi yg Bagus, 
» dimana beli Besi Bagus,
» dan kemana harus dijual.

Singkat cerita...
2 tahun sudah ini anak kerja jadi 'Supir si Boss Besi'. 
Si Boss Besi gak punya anak lelaki, akhirnya si boss putuskan dgn istrinya:
“Bu, anak ini amanah, cukup cerdas, biar dia aja yg pegang usaha kita, jadi kita tinggal ngawasin dia aja!”. 

Hati anak ini bergetar. 
Betapa Allah mengabulkan permintaan ayahnya. 
Ia sekarang jadi 'Pengusaha Tambang Besi! Subhanallah.....
Bahkan ketika temen-temennya yang lolos di pertambangan ITS dan ITB masih kuliah, dia yg kemarin gak lolos 'Udah Jadi Pengusaha'. 

Lucunya...
Ketika si anak ini menginterview calon karyawan nya lalu melihat CV nya, ternyata si calon karyawan ini lulusan ITB yg seangkatan dengannya, gumamnya dalam hati : “ehmmm saingan gue dulu nih.”. 

Yang lolos masih jadi karyawan tapi yg gak lolos malah jadi boss. 
Heran kan? 
Gak usah heran! 
Inilah cara Allah yang kita tidak dapat bocorannya saat itu
Ente bisa punya mimpi jadi dokter... Lalu Allah beri ente penghalang menuju mimpi itu, tapi kalo ente jernih memandang Allah, maka :
~~~~~~~~~~~~~~~~~
          'Kegagalan' 
bukanlah Penghalang. 
~~~~~~~~~~~~~~~~~
Itu justru jalan tol ente semua menuju kesuksesan yg telah Allah rencanakan.

Yusuf Mansur 3 kali ditolak di IAIN Jakarta (sekarang UIN), berkali-kali ditolak di UI, tapi sekarang… 

Alhamdulillah....
Yusuf Mansur diundang jadi tamu kehormatan di UI...
yang waktu itu lolos? Belum tentu.”

Yuk terus doakan anak2 qt. Semoga memotivasi kita semua!
Semangat menginspirasi!” Insya Allah

#Repost by:
🌍MUSLIM ENTREPRENEUR🌏
"Sharing Wirausaha Muslim & Permodalan"
Reg.WA Group.
0858-3563-9084

FanPage:

https://m.facebook.com/Muslimentreprenuer

👍Salam Sukses Dunia Akhirat
~~~~~~~~~~~~~~~~~
Silahkan di share👤👥

Wednesday, 27 May 2015

Basic Cost Consept (Konsep Dasar Biaya)

- Budgeted Cost (Biaya yang dianggarkan)
- Actual Cost (Biaya yang benar-benar terjadi)
- Cost Object (Objek biaya/segala sesuatu yang dikenakan biaya)
- Cost Accumulation (Akumulasi biaya/biaya keseluruhan)
- Cost Assignment (Penetapan biaya) -> menentukan biaya dengan cara:

  • Tracing (menelusuri secara langsung) -> ketika biaya terlihat
  • Allocation (biaya tidak terlihat)
- Direct Cost (Biaya langsung) -> biaya yang secara langsung bisa ditelusuri
- Indirect Cost (Biaya tidak langsung) -> biaya yang tidak bisa ditelusuri secara 
- Labor Cost (Biaya tenaga kerja)
- Fixed Cost (Biaya tetap) -> biaya yang harus dikeluarkan dalam keadaan apapun
- Variable Cost (Biaya yang berubah-ubah tergantung produksi yang terjual)
- Range (Kapasitas tertentu)
- Cost Behaviour (Tingkah laku biaya)
- Product Cost (Biaya per produk)

Analisis SWOT

1. Strength adalah situasi atau kondisi internal yang merupakan kekuatan dari organisasi/perusahaan pada saat ini.

2. Weakness adalah situasi atau kondisi internal yang merupakan kelemahan dari organisasi/perusahaan pada saat ini.

3. Opportunity adalah situasi atau kondisi eksternal yang merupakan peluang untuk berkembang bagi organisasi/perusahaan pada saat ini.

4. Threat adalah situasi atau kondisi eksternal yang merupakan ancaman bagi organisasi/perusahaan dan dapat mengancam eksistensi organisasi/perusahaan di masa depan.

Thursday, 28 August 2014

Stickers Family Untuk yang Sayang Keluarga

Open order sticker family sangat cocok untuk ditempel dimobil anda.
Bagi anda yang sangat sayang keluarga dan ingin mengkreasikan anggota keluarga anda dalam bentuk stickers disini saya bisa membantu anda untuk melayani pesanan anda.
Apabila anda berminat silakan hubungi : 089622180820 (Faqih)

Berikut gambar yang bisa anda pilih:







Harga @55ribu
Format Penulisan
Judul : Keluarga Bahagia
P2 : Ayah
M3 : Ibu
K3 : Adek
G3 : Aku
B9 : Kakak
* Lebih dari 5 karakter +8ribu

Terima kasih atas perhatian anda
Jangan lupa apabila anda berminat silakan hubungi 089622180820 (Faqih) 

Friday, 13 December 2013

Cinta Sederhana

Kenapa saya ingin menulis tentang Cinta Sederhana? Saya ingin menulis ini untuk pasangan saya saat ini, nanti, dan masa depan keluarga saya dan dia. Saya ingin mencintainya dengan cukup sederhana, bersabar mendengarkan cerita dia, menemaninya setiap hari, menjemput pulang dari aktivitasnya, bercanda dengan dia, makan bersama-sama. Mungkin kedengerannya ini sangat sederhana, tapi apakah banyak orang yang mempunyai waktu untuk itu kepada pasangannya? Maka dari itu selama saya masih punya banyak waktu untuk dia, saya akan berusaha menemaninya disisinya. Bahkan jika saya sudah disibukkan dengan waktu yang saya punya saya akan tetap berusaha menemaninya dan memberinya kabar.

Ya ini salah satu contoh gambar saya untuk dia :) saya gambar dengan cinta. Mungkin tidak indah atau bagus, tapi bagi saya ini sudah cukup dan sederhana untuk membuat si dia tersenyum :)

Cinta sederhana, mungkin kedengarannya mudah untuk kita melakukannya atau mewujudkan cinta yang sederhana itu. Namun, Cinta itu luas maknanya semua kemungkinan bisa terjadi, entah itu akan menjadi cinta yang berhasil atau yang gagal.

Banyak cinta didunia ini, bahkan cinta begitu terasa saat kita menemukan jodoh kita, walaupun logikanya kita belum tentu tau apakah dia akan benar-benar menjadi jodoh kita yang terbaik. Membangun cinta yang sederhana itu menurut saya gampang dan sulit. Didunia yang sudah dipenuhi dengan perselingkuhan, kebencian, dan hal-hal lain yang membuat kita kita tidak percaya lagi cinta rasanya sulit untuk mewujudkan rasa cinta itu, apalagi cinta yang sederhana.

Tapi ingat, tidak perlu menjadi cinderella atau menikah dengan pangeran kaya untuk mewujudkan cinta sederhana atau sejati. Pada dasarnya, cinta bisa tumbuh dimana saja, bahkan dalam kondisi yang sangat sederhana, kondisi yang sangat kekurangan jauh dari kesempurnaan. Itulah kehebatan cinta, bisa terjadi pada siapa saja, dan kapan saja.

Mohammad Faqih Thalhah

Wednesday, 23 October 2013

Jenis-jenis Risiko Bank

1.   Risiko Kredit
Risiko yang timbul sebagai akibat kegagalan counterparty memenuhi kewajibannya.

2.   Risiko Pasar
Risiko yang timbul karena adanya pergerakan variabel pasar (adverse movement) dari portofolio yang dimiliki oleh Bank, yang dapat merugikan Bank. Variabel pasar antara lain adalah suku bunga dan nilai tukar.

3.   Risiko Likuiditas
Risiko yang antara lain disebabkan Bank tidak mampu memenuhi kewajiban yang telah jatuh tempo.

4.   Risiko Operasional
Risiko yang antara lain disebabkan adanya ketidakcukupan dan atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau adanya problem eksternal yang mempengaruhi perasional bank.

5.   Risiko Hukum
Risiko yang disebabkan oleh adanya kelemahan aspek yuridis. Kelemahan aspek yuridis antara lain disebabkan adanya tuntutan hukum, ketiadaan peraturan perundang-undangan yang mendukung atau kelemahan perikatan seperti tifak dipenuhinya syarat sahnya kontrak.

6.   Risiko Reputasi
Risiko yang antara lain disebabkan adanya publikasi negatif yang terkait dengan kegiatan usaha Bank atau persepsi negatif terhadap Bank.

7.   Risiko Strategik
Risiko yang antara lain disebabkan adanya penetapan dan pelaksanaan strategi Bank yang tidak tepat, pengambilan keputusan bisnis yang tidak tepat atau kurang responsifnya Bank terhadap perubahan eksternal.

8.   Risiko Kepatuhan

Risiko yang disebabkan Bank tidak mematuhi atau tidak melaksanakan perturan perundang-undangan dan ketentuan lain yang berlaku.

Sumber: Bank Indonesia

Wednesday, 26 June 2013

Knowledge, Skill and Attitude

Jembatan Biru, Asrama STEI Tazkia 

Assalamuallaikum wr.wb

Siang yang sangat panas di Asrama STEI Tazkia, Bogor. 13 Juni 2013. Walaupun Bogor dikatakan sebagai kota hujan tetapi tetap saja yang namanya panas pasti sangat mengganggu. Tapi kali ini siang yang berbeda karena semua mahasiswa materikulasi STEI Tazkia akan melakukan acara Matriculation Closing Ceremony  dan mahasiswa pun senang haha, karena setelah sekitar 10 bulan diberikan ilmu yang sangat berharga di asrama tercinta. Ya setelah melaksanakan UAS matematika dan shalat Dzuhur semua mahasiswa berkumpul di Ibnu Khaldun Building. Acara ini dihadiri oleh beberapa staff STEI Tazkia Sentul juga dan Syekh Ramadhan turut hadir serta memberikan beberapa pengantar kata kepada mahasiswa. Serta Ayahanda Ust. Syafi'i Antonio juga hadir untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa :)

Ada beberapa motivasi yang sangat masih terdengar jelas dikuping saya sampai saat ini, Yaitu Cara agar mahasiswa STEI Tazkia menjadi lulusan yang handal dan sangat bermanfaat untuk lingkungannya.
Caranya yaitu kita harus memiliki Knowledge, Skill, dan Attitude yang sangat baik.

1. Knowledge (Pengetahuan)
Ust. Syafi'i Antonio mengatakan setiap mahasiswa pasti sudah akan atau wajib mendapatkan knowledge didalam kelas, namun menurut saya ini masih kurang, karena pengetahuan itu begitu luas kita masih bisa mencarinya juga diluar kelas. Oleh karena itu jangan hanya terpaku mendapatkan knowledge itu didalam kelas.

2. Skill (Ketrampilan)
"Skill itu tidak ada didalam kelas, maka kita harus menghadirkan ketrampilan itu sendiri, caranya dengan banyak latihan" Ust. Syafi'i Antonio. Ya benar sekali, untuk menggali ketrampilan yang kita miliki kita harus banyak latihan, seperti halnya Crhistian Ronaldo dia memiliki ketrampilan bermain sepak bola dengan sangat baik karena dia banyak latihan. Saya pernah baca kalau dia rata-rata latihan 5-6 jam sehari.

3. Attitude (Sikap)
Inilah hal yang sangat penting dalam hidup kita. SIKAP. Bukan diri kita yang menilai tetapi orang lain yang menilai bagaimana sikap kita sehari-hari dalam menjalani hidup ini. Dari sikap kita juga orang lain akan tau bagaimana gambaran kehidupan kita. Sikap ini harus kita latih karena sangat berguna unutk dunia kerja dan juga dunia bisnis. Namun, masih banyak orang belum bisa melatih sikap ini, banyak orang yang dipecat hanya karena dia tidak memiliki sikap yang baik walaupun dia cerdas. Jadi Attitude adalah hal nomor satu yang sekarang paling dicari didunia kerja.

Ya itulah beberapa motivasi yang dikatakan Ust. Syafi'i Antonio dalam penutupan Matriculation Closing Ceremony kepad para mahasiswa. Terima kasih saya ucapkan kepada ayahanda karena telah memberika motivasi yang begitu berharga :) . Bakal kangen asrama dah hahaha :p xD Semoga bermanfaat bagi yang membacanya.

Mohammad Faqih Thalhah



Wassalamuallaikum wr.wb



Monday, 24 June 2013

Pacaran Ngga Ya?


Apakah perwujudan cinta itu hanya berarti kasmaran saja? Hmm...menurut salah seorang peneliti, cinta itu bisa berarti banyak, dan salah satunya memang bisa diartikan kasmaran dan kasih terhadap lawan jenis. Karena perasaan senang terhadap lawan jenis itu merupakan fitrah, berarti sah-sah aja dong, namun apakah sarananya harus pacaran?
Sarana yang terbaik adalah simpan rasa itu, tata dengan rapi dan ekspresikan dengan cara yang halal, yaitu menikah. Ehem...

Senang sama lawan jenis, boleh gak ya? Bukankah itu fitrah!
Ehm, siapa yang bilang nggak boleh? Tapi apakah sarananya harus pacaran?

EMOSI CINTA
Menurut para peneliti, yang dimuat Daniel Goleman dalam bukunya Emotional Intelligence, CINTA ADALAH SALAH SATU EMOSI YANG ADA PADA MANUSIA. Emosi cinta ini mengandung beberapa emosi lain seperti: penerimaan, persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat, hormat, kasmaran dan kasih.

Nah, dari emosi-emosi turunannya itu, jelas terlihat kalo PERWUJUDAN CINTA LEBIH LUAS SIFATNYA, BUKAN SEKEDAR KASMARAN SAJA. Persahabatan, penerimaan, kebaikan hati dsb bisa kita ekspresikan tanpa harus pacaran.

Tapikan, seorang laki-laki butuh perempuan, dan juga sebaliknya? Glek! (*smile*)
Jawabannya, memang iya sih! Namun, apakah lantas karena butuh itu kita jadi menerobos garis batas yang telah diatur Allah untuk menjaga kita?

WAJAR SAJA
Yap, wajar saja kalo kita senang dengan lawan jenis. Fitrah, betul itu! Tapi FITRAH BUKAN BERARTI HARUS DITURUTI SEHINGGA TAK TERKONTROL. KITA HARUS TETAP MENJAGA FITRAH AGAR TETAP MURNI DAN TAK TERKOTORI DENGAN NAFSU SESAAT. Cinta itu sendiri terbagi menjadi dua:

1. Cinta yang Syar'i
Cinta yang syar'i dasarnya adalah iman. Buka deh Q.S. 3:15, 52: 21 dan 3: 170.

2. Cinta yang Tidak Syar'i.
Sedangkan cinta yang tidak syar'i dasarnya adalah syahwat. Untuk yang ini silakan dibuka Q.S. 3:14, 80: 34-37, dan 43:67.

Kalau di stiker-stiker kamu sering baca: Cinta Allah, Rasul, dan jihad fi sabilillah, itu benar adanya. Urutan itulah yang utama. ALLAH MEMBENARKAN CINTA YANG SIFATNYA SYAHWATI seperti di Q.S. 3:14 (wanita/pria, anak, harta benda, dsb), SEBAB KECINTAAN YANG SIFATNYA SYAHWAT INI ADALAH TABIAT MANUSIA. Nah, KECINTAAN INILAH YANG PERLU DIKENDALIKAN.

Gimana cara mengendalikannya?

JAGALAH HATI
Ingat kisah Fatimah ra, putri Rasulullah saw? Setelah menikah dengan Ali bin Abi Thalib ra, Fatimah mengaku pernah menyukai seorang laki-laki. Ketika ditanya Ali, siapa laki-laki itu, Fatimah menjawab lelaki itu sebenarnya Ali sendiri (ehem!).

Bisa ditarik kesimpulan, sebenarnya sudah ada bibit cinta pada diri Fatimah terhadap Ali, tapi toh beliau nggak lantas jadi kasmaran dan mengekspresikan cintanya dengan suka-suka gue. Beliau simpan rasa itu, menatanya dengan rapi dan mengekspresikan saat memang sudah halal untuk diekspresikan, yaitu saat telah menikah.


Aduh, jauh banget ya? Nggak juga kok, karena itulah kendalinya. Kalau belum siap menikah? Ya, jangan main api. Lebih baik 'main air' saja biar sejuk. Gimana 'main air'-nya?
1.     Jaga pergaulan. Bukan berarti ngggak boleh gaul sama cowok, tapi JAGA PANDANGAN (bukan berarti nunduk terus).
2.     Kalau menyukai lawan jenis, CUKUP SAMPAI TAHAP SIMPATI. Jaga hati. Kalau nggak tahan, jauhi diri dari orang yang kita sukai. Banyak-banyak puasa.
3.     Banyak ikut kegiatan buat mengalihkan diri. Kurangi interaksi yang kurang jelas dengan lawan jenis. Tapi harap ingat, di setiap tempat kita pasti selalu bertemu dengan lawan jenis. Jadi SOLUSI UTAMA MEMANG MENJAGA DIRI.
4.     Banyakin teman (yang sejenis lho) dan cobalah untuk terbuka dengan teman itu. Jadi kamu nggak merasa kesepian. Cuma AKAL-AKALAN SI SETAN KOK KALO KAMU MERASA PUNYA TEMAN COWOK LEBIH ENAK DARIPADA TEMEN CEWEK ATAU SEBALIKNYA. Ngibul tuh si setan!
5.     Masih nggak kuat dan tetap ingin pacaran? Ya silakan saja. Tapi tanggung resikonya (kamu-kan sudah baligh). Harap diketahui, API NERAKA ITU PANAS, MESKI DI MUSIM HUJAN. DOSA BESAR ITU AWALNYA DARI KUMPULAN DOSA KECIL. Nah lho!


Penulis/Sumber : Dee
Editor : Abu Aufa
Pengirim : Ferry Hadary
Email : ferryhadary@yahoo.com

Thursday, 20 June 2013

Karena Permata Itu Dicari, Ukhti




Entah kenapa, akhir-akhir ini tampaknya bahasan ini mendominasi. Bagaimana kemuliaan wanita itu teraih dengan ‘melawan arus’ kebanyakan orang, saat semua orang berlomba-lomba menarik perhatian dengan menunjukkan keindahannya, seorang muslimah sejati menutupinya. Ketika kebanyakan muslimah sibuk dengan model jilbab terbaru, ia menjulurkan jilbabnya semakin panjang. Ketika mata kebanyakan wanita terpaut pada manisnya pria-pria korea, ia menundukkan pandangannya (loh? Hehe). Tidak salah. Jilbab, penampilan, tingkahlaku, hanya sedikit dari banyak factor penilaian kemuliaan seorang muslimah.

Maka siapkah, calon bidadari-bidadari surga ini, melawan arus yang satu ini?


Suatu ketika seorang akhwat masuk ke sebuah kampus, dalam waktu yang tidak lama ia segeram menjadi perbincangan seluruh aktivis kampus, termasuk di kalangan ikhwan. Karena apa? Ia adalah seorang akhwat yang memiliki wajah yang bisa dikatakan tidak terlalu mempesona kalau hanya melihat sekilas, tapi manis. Yang menarik adalah sikapnya yang santun, lembut, cerdas, baik hati dan tidak sombong, seorang aktivis kampus sejati dengan hafalan qur’an belasan juz, sangat menjaga diri dari interaksinya dengan lawan jenis, dan...berpenampilan paling rapi dibandingkan akhwat-akhwat yang lain di tempat itu. Ya, mereka menemukan seseorang yang baru, yang lain dari yang lain. Sosok akhwat dambaan ikhwan dan sosok ummahat dambaan ummat, sangat mencintai Allah dan RasulNya, juga memiliki ghirah yang luar biasa dalam perjuangan. Hmm...dia memang bidadari dunia. Jangankan ikhwan, sesama akhwat pun disamping akan iri, juga akan ikut berdebar bila berada di dekatnya. Segan. Subhanallah...
 

Tetapi, dirinya merasa risih dengan perbincangan seluruh aktivis kampus apalagi setelah diketahuinya tidak sedikit ikhwan yang memendam rasa padanya. Lantas dia bertanya-tanya dalam hatinya, dia sudah menjaga diri sebaik yang ia mampu, tetapi mengapa masih seperti ini? Ia sama sekali tidak pernah berniat ’menggoda’ dan ’menarik perhatian’. Seperti sudah bakat alaminya untuk eksis di suatu komunitas. Maka setiap kali ia teringat betapa orang-orang memperbincangkan dirinya, dan satu dua tiga ikhwan dan seterusnya mulai menyatakan minatnya, dia makin merasa risih hingga berniat menggunakan cadar dengan harapan akan mengurangi intensitas ’gangguan’.


Jika dibandingkan dengan kisah yang ini, jelas akan berbeda.
 

Seorang akhwat berada di kampus yang sama. Akhwat yang biasa. Tidak cantik, juga tidak terlihat manis. Mungkin jika dilihat lebih saksama akan terlihat garis-garis manis sekaligus keras di wajahnya. Aktivitasnya juga biasa. Mungkin iya sibuk sana sini, tapi tidak banyak yang tahu. Dia sama baik, sama santun, sama menjaga interaksi, tetapi dengan cara yang berbeda. Dia memperlakukan orang sesuai dengan karakternya sehingga seseorang yang berinteraksi dengannya akan merasa nyaman di dekatnya. Interaksi dengan lawan jenis pun berusaha senormal mungkin meski dia tetap meminimalisir interaksi untuk hal-hal yang tidak urgent. Dia sangat biasa. Tidak menjadi perbincangan, jelas. Sangat biasa, karena ia bukan pula aktivis yang terpandang di kampus atau lingkungan sekitarnya. Terkadang ia iri dengan akhwat pertama tapi, ia sangat mengaguminya. Tapi ia sadar betul, bukan itu yang ia cari. Ia tahu, Allah memandangnya. Ya, tidak banyak yang tahu, dia pun sama cinta pada Allah dan RasulNya, dan sama semangat dalam perjuangannya.


Apa yang berbeda? Ya jelas beda laaah....hehe
 

Memang tampaknya tidak terlihat ada yang tertarik pada akhwat kedua, seolah pandangan semua orang tertarik pada akhwat pertama.
Tapi terlihat ironis ketika akhwat kedua sibuk diuji dalam langkah strategi perjuangannya, akhwat pertama disibukkan dengan strategi mengatasi ’gangguan’ ikhwan, sesuatu yang sudah dijanjikan dan sudah dipastikan Allah ada untuk setiap manusia, disaat Islam, yang diperjuangkannya, terpuruk dan membutuhkan fokus lebih dari para pejuangnya. Mengapa seperti itu?


Mungkin banyak perbedaan diantara keduanya, tapi yang paling dominan disini adalah : Ke’mencolok’kan tingkah.
Akhwat pertama punya satu hal yang mungkin-bisa-disebut-kesalahan, yaitu terlalu mencolok dan siapapun bisa melihatnya. Sekilas ia memang bidadari dunia...tapi bidadari tidak dinikmati semua orang.


Kita tahu, bahwa setiap bagian dari wanita adalah keindahan, dari segi fisik, pemikiran, ruh, semuanya indah. Dan semua itu menggoda, termasuk tingkahnya. Kenapa keseluruhannya begitu menggoda? Karena pada keseluruhan wanita ada setan. Ada setan dalam setiap bagian wanita, bahkan dalam sms pun ada setannya.
 

Kalau wanita adalah permata, akhwat pertama ada di permukaan. Kilaunya memancar kemana-mana dan semua orang dapat menemukannya. Akhwat kedua, ia terkubur dalam-dalam, tertempa lebih keras di kedalaman, dan kilaunya memang terpancar keluar, tapi tidak semua dapat menemukan sumber kilauannya, tidak semua dapat menemukannya. Ia dilindungi Allah di kedalamannya.

  
Allah menjaganya lebih dari yang lain, dan hanya merelakannya ditemukan oleh orang yang luar biasa. Yang menemukannya bisa jadi biasa, tapi ia luar biasa, karena dapat menemukan sesuatu yang luar biasa pada sesuatu yang bisasa.
 

Permata yang tertempa lebih keras jauh lebih indah, bahkan di kedalaman pun kilaunya tetap memancar.

Ya, tidak semua orang dapat menemukannya. Yang menemukannya hanya yang luar biasa. Yakinlah ia luar biasa, ukhti, karena permata itu dicari.
Mungkin saja...mungkin...ini maksudnya ”yang baik untuk yang baik dan yang buruk untuk yang buruk.”



Jangan sampai kita merasa bertemu dalam kondisi yang sama, tapi tidak tahu sama baik atau sama buruk. Ukhti, kau bisa saja luar biasa, tapi hati-hati mendapatkan yang biasa, salah satu dari ribuan yang menaruh perhatian padamu.

Dua akhwat ini hanya satu contoh dari sekian banyak tipe ’muslimah idaman’ yang menarik perhatian banyak orang. Ke’mencolok’kan tidak selalu seperti ini.



Karena permata itu dicari, ukhti...
Teruntuk para ukhti : ayo fokus,,,temukan kedalaman dimana kau dilindungi olehNya. Ayo fokus! Din ini membutuhkan jejakmu lebih untuk tegak. Buktikan dan azamkan, kita tidak akan pernah cemas dengan apa yang telah dijanjikan Allah untukmu. Buktikan, bahwa masalah-sesuatu-yang-pasti ini tidak akan mengganggu konsentrasimu untuk terus bergerak. Ayo buktikan! Karena itu menentukan sedalam apa Allah akan menyimpanmu dan melindungimu. Dan menyelamatkanmu di hari Akhir nanti.


Teruntuk para Akhi : Tetap fokus! Karena itu yang menentukanmu menjadi seseorang yang biasa atau luar biasa. Seseorang yang luar biasa, adalah yang dapat menemukan sesuatu yang luar biasa pada sesuatu yang biasa. Hanya orang biasa yang tertarik pada sesuatu yang luarbiasa dan semua orang juga melihatnya luar biasa. Kau hanya menjadi orang biasa saat menjadi sama dengan banyak orang. Jangan pernah cemaskan sesuatu yang pasti ada untukmu. Tetap fokus! Perjuangan masih panjang. Kau akan menemukannya di perjalanan.^^v tetap maju.


Karena jalan ini tidak mungkin dapat ditempuh oleh orang-orang yang cemas akan masa depan rejeki dan kehidupannya
Hasan Al-Banna

Fokuskan langkah, pikiran dan hati. Katanya mau berjuang??? Jangan cemas. Dan jangan bahas lagi ini, geli ^^
Jangan cemas, karena Sang Cinta sudah menjanjikannya untukmu.

Sumber:

hana muwahhida
hana89_turtle@yahoo.com